Perkembangan dunia komunikasi semakin pesat. Penggunaan berbagai teknologi untuk mengurangi kelemahan – kelemahan dari teknologi lainnya menjadi sebuah alternatif yang semakin berkembang dan meniadakan jarak diantara tiap orang.

DTMF, lahir dari dari penggabungan dua macam nada yang berbeda frekeuensinya. Modulasi (penggabungan) tersebut kemudian dikirimkan melalui sebuah medium kepada peralatan DTMF lain untuk kemudian diterjemahkan kembali menjadi sebuah signal yang memiliki makna tertentu.

Dengan menggunakan DTMF, sinyal yang dikirmkan akan lebih cepat sampai dan dapat menangani jarak jauh. Beberapa kelebihan lainnya adalah harga komponen DTMF relatif lebih murah dibanding dengan peralatan sejenis dengan fungsi yang sama.

Perkembangan teknologi DTMF telah pesat. Beberapa aplikasi dari DTMF yang telah banyak ada dipasaran antara lain PABX, sistem pemantau, sistem pengendali, sistem telepon. Namun semuanya menggunakan prinsip DTMF yang sederhana, seperti DTMF pada awalnya.

 

Perkembangan pertama dari pengiriman kode adalah dengan menggunakan kode morse sebagai sandinya. Pada kode morse inipun banyak berkembang aplikasi maupun cara yang ditempuh, diantaranya penggunaan sinar, dan suara. Kemudian dirasa kode morse memiliki kelemahan dalam pengiriman data, maka digunakan cara lain untuk menggantikannya. Beberapa cara telah ditemukan dan akhirnya ditemukan cara menggunakan DTMF.

DTMF memang sebuah perangkat kecil yang unik, namun hal itu tidak sebanding dengan manfaat dan kegunaan darinya. Kegunaan DTMF begitu besar guna pengiriman data maupun sebagai pendukung peralatan elektronik lainnya. DTMF banyak diaplikasikan pada berbagai peralatan elektronik, mulai dari keypad pada pesawat telepon sampai dengan pembagian line telepon dan pengiriman data untuk jarak jauh. Oleh karena itu, penggunaan DTMF semakin lama semakin banyak diaplikasikan ke peralatan elektronik.

 

Iklan