Pada saat ini kemajuan teknologi sedemikian pesatnya, termasuk kemajuan di bidang teknologi instrumentasi medis, dimana sebagian besar alat instrumentasi medis saat ini banyak yang menggunakan teknologi sensor sebagai penagkapan citra pada instrument tersebut. Dimana sensor instrument tersebut semuanya bertujuan untuk menggantikan fungsi fungsi indera manusia seperti mata,telinga bahkan juga kulit. Sensor tersebut dapat memudahkan pekerjaan dari tenaga medis dan tenaga non medis sehingga pelayanan bagi para konsumen yang sebagian besar adalah konsumen di rumah sakit dapat ditingkatkan.

Walaupun secara umum sensor, detector maupun tranduser mempunyai fungsi yang sama, yakni merubah gejala atau fenomena fisis dari alam atau kejadian menjadi informasi listrik, tetapi banyak ahli membedakan ketiganya atas dasar fungsinya. Berbagai jenis sensor, detector, transduser yang ada dipasaran cukup memadai sebagai bahan instrumentasi, tetapi banyak juga yang sifatnya masih dirahasiakan oleh pabrik pembuatnya. Persaingan dagang dan pelanggaran hak cipta merupaka alas an mengapa beberapa produsen instrumentasi tidak membuka secara jelas prinsip kerja maupun anatomi sensor yang digunakannya. Namun demikian, secara umum dapat diterangkan bahwa prinsip kerja dari sensor yakni merubah fenomena fisis menjadi informasi listrik.

Bukanlah berlebihan bila dikatakan bahwa sensor merupakan komponen yang sangat penting, bahkan akhir-akhir ini menjadi sumber inovasi baru untuk peralatan modern. Atau dengan kata lain, justru masalah besar pada perancangan instrumentasi adalah pada sensor. Perangkat pendukung lainnya meskipun penting, tetapi sudah sangat umum di pasaran, mudah dibuat, dan nyaris tidakada kerahasiaan lagi. Untuk itu perlu bagi para perancang instrumentasi untuk selalu mempelajari, memahami, dan melakukan inovasi pada perangkat sensor. Terkadang, perancangan dimulai dari bagai mana menciptakan sensornya. Bila masalah sensor untuk memantau suatu fenomena dapat terpecahkan, maka secara gampang dapat dikatakan bahwa masalah perancangan sudah 80% selesai.

Iklan